Teguhkan Komitmen Ideologi Bangsa, Kanwil Kemenkum Sumut Gelar Upacara Hari Pancasila

Teguhkan Komitmen Ideologi Bangsa, Kanwil Kemenkum Sumut Gelar Upacara Hari Pancasila

Oplus_16908288
banner 120x600

MEDAN//Sindo7.web.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara menggelar upacara Bendera memperingati Hari Lahir Pancasila. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara, Ignatius MT Silalahi bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang diikuti oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Ferry Ferdiansyah dan jajaran bertempat di halaman Kanwil, Senin 1 Juni 2026.

Dalam pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia pada upacara peringatan hari lahir pancasila tahun 2026, yang dibacakan oleh Kakanwil dikatakan bahwa Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Lebih lanjut, Kakanwil menjelaskan tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilainilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

“Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah “jangkar moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.” ungkap Kakanwil.

“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” lanjut Kakanwil.

Menutup amanat nya, Kakanwil mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.

Rdk-Mst (kbr mdn Thg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!