Gubernur Sumatera Utara Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu – Mandailing Natal.

Gubernur Sumatera Utara Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu - Mandailing Natal.

Oplus_16908288
banner 120x600

MADINA//Sindo7.web.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmikan penerbangan perdana (inaugural flight) Wings Air rute Bandara Internasional Kualanamu (KNO) menuju Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Rute baru tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antardaerah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Peresmian penerbangan perdana berlangsung di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (1/8/2026). Hadir pada kesempatan itu jajaran direksi Lion Group, manajemen PT Angkasa Pura Aviasi, anggota DPR RI, anggota DPRD Sumut, pimpinan daerah, serta instansi aviasi terkait.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengatakan pembukaan rute penerbangan baru tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memangkas waktu tempuh dan mempermudah aksesibilitas masyarakat, baik dari Medan dan sekitarnya maupun dari Mandailing Natal.

“Selama ini, masyarakat kita dari Mandailing Natal yang ingin pulang kampung atau bepergian ke Medan harus menempuh jalur darat yang panjang, atau terbang melintasi provinsi tetangga seperti Sumatera Barat terlebih dahulu. Dengan adanya rute langsung ini, jarak dan waktu dapat dipangkas secara signifikan,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, hadirnya konektivitas udara baru ini akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan daerah di Sumatera Utara.

Selain meresmikan rute penerbangan baru, Bobby juga menyampaikan aspirasi mengenai pengembangan industri aviasi di Bandara Kualanamu.

la menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat, terutama terkait efisiensi harga avtur dan pemberian insentif perpajakan, agar Kualanamu dapat mengoptimalkan perannya sebagai gerbang utama Indonesia bagian barat.

Bobby berharap penyesuaian kebijakan mengenai harga avtur maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dapat menekan biaya operasional maskapai.

Dengan demikian, Bandara Kualanamu akan semakin menarik bagi investor, termasuk untuk pengembangan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) oleh maskapai penerbangan nasional maupun internasional

Rdks mst (kbr mnt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!