Seorang Wanita di kota Batam Nekat Ingin Mengakhiri Hidupnya dikarnakan Cekcok Mulut dengan Saudara Kandungnya.

Seorang Wanita di kota Batam Nekat Ingin Mengakhiri Hidupnya dikarnakan Cekcok Mulut dengan Saudara Kandungnya.

Oplus_16908288
banner 120x600

BATAM//Sindo7.web.id – Warga setempat dan Keluarga Besar Natalia Butar-butar Apresiasi dan Ucapkan terima kasih Kepada Kapolsek Sagulung Respon Cepat Terhadap Korban Percobaan Bunuh diri di Jembatan Satu Barelang

Atas Kesiagaan dari jajaran Polsek Sagulung untuk menindaklanjuti pengaduan masyaraksat. Dan kejadian Respon Cepat: Petugas menindaklanjuti laporan masyarakat Dan korban Natalia Br Butar Butar (20), ditemukan tim gabungan Basarnas, Polsek Sagulung dalam keadaan selamat, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.17 Wib

Dari hasil konfirmasi awak media kejadian bermula dari pukul 22.00 WIB, korban Natalia Butar Butar tiba di rumah Pada sekira pukul 23.00 WIB, korban Natalia Butar Butar masuk ke kamar mandi. Setelah selesai mandi, terjadi cekcok mulut antara korban dengan kaka korban yang menjelaskan bahwa celana yang digunakan tersebut akan dicuci, namun korban merasa tidak terima.

Selanjutnya korban masuk kemar dan mematikan lampu sambil berteriak-teriak. Berlanjut terjadi pertengkaran fisik antara korban dengan kakaknya dan saling menjambak di dalam kamar. Setelah mendengar Pertengkaran tersebut kemudian dilerai oleh orang tua korban.

Setelah pertengkaran dilerai, korban dan menuju ruang tamu. korban masuk kembali ke dalam kamar. Pada sekira pukul 00.30 WIB, dan Pada sekira pukul 01.00 WIB, korban Natalia Butar Butar meninggalkan rumah dengan membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy
warna hitam.

Akibat cekcok mulut, korban nekat ingin mengakhiri hidupnya melompat dari jembatan barelang. Dan sekira pukul 05.00 WIB, keluarga korban menerima telepon yang menyampaikan informasi bahwa korban diduga melompat dari Jembatan 1 Barelang.

Setelah mendengar informasi keluarga menuju jembatan satu barelang, pada saat di jembatan barelang keluarga sudah melihat pihak kepolisian Polsek Sagulung Sedang melakukan pencarian dengan mengunakan pompong milik warga.

Dalam proses pencarian tersebut, pihak keluarga korban merasa khawatir dan mendesak Polsek Sagulung agar segera melakukan pencarian terhadap korban karena menilai proses pencarian oleh Tim SAR membutuhkan waktu, sekira pukul 07.00 WIB, personel Polsek Sagulung bersama masyarakat/nelayan kemudian melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar perairan serta wilayah pesisir yang diduga menjadi lokasi korban.

Dari tindakan sigap langsung dipimpin Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar SH., MH. Kurang lebih 2 jam melakukan pencarian, dari pantauan kami melihat pompong yang di tumpangi pihak Polsek Sagulung, membawa korban ke darat dan setelah di darat keluarga melihat jika korban masih hidup dan langsung di larikan ke rumah sakit, dengan mobil patroli Polsek Sagulung.

Atas kejadian ini dan sikap jajaran Polsek Sagulung, Pihak keluarga berharap agar Polri semakin senantiasa memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Polsek Sagulung dalam menangani kejadian yang dirasakan oleh keluarga korban tersebut,sehingga kehadiran Polri dapat terus dirasakan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan sigap, atas layanan Pengaduan: Apresiasi yang setinggi-tingginya disampaik dari keluarga besar Natalia Butar-butar, atas efektivitas layanannya dari Call Center 110.

Sesuai Komitmen Polri: Kepolisian setempat berkomitmen untuk terus menjaga situasi yang kondusif di wilayah hukumnya.

Rdks mst (Kpwr P2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!