Listrik Padam di Beberapa Wilayah Sumatra, Pemesanan Kamar Hotel di Meningkat.

Listrik Padam di Beberapa Wilayah Sumatra, Pemesanan Kamar Hotel di Meningkat.

Oplus_16908288
banner 120x600

MEDAN//Sindo7.web.id – Listrik padam total di Sumatera membuat tingkat pemesanan kamar hotel di Kota Medan meningkat tajam, tetapi terkendala bahan bakar minyak.

Manajer Karibia Boutique Hotel, Hari menyebut bahwa kamar-kamar sudah terisi penuh dari tadi malam, tidak ada satu pun yang kosong.

“Karena mati lampu itu, ya orang-orang kaya itu pasti ke hotel semua. Penuh semua kamar,” tuturnya Sabtu (23/5/2026).

Dia menyampaikan, satu sisi ada kesulitan karena bahan bakar, tetapi di sisi lain diuntungkan karena semua kamar terisi setelah warga terdampak mati listrik ini pindah ke hotel.

“Hanya saja kita kerumitan karena sulit juga cari minyak, karena genset kita sangat banyak memerlukan minyak, hidup 12 jam lebih, bio solar susah. Tapi ada rugi dan untungnya lah,” ujarnya.

Menurut dia, pelanggan mulai memesan kamar sejak Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB.

“Sampai sekarang masih penuh, satu kamar pun tidak ada lagi (kosong). Rata-rata warga Medan yang nginap. Pemesanan hari Minggu hingga Senin. 167 kamar penuh,” ucapnya.

Meski banyak pemesan, Hari mengatakan bahwa manajemen tidak berniat untuk mengubah atau menaikkan harga kamar.

“Harga tidak ada naik, masih seperti biasa pada umumnya, sekitar Rp 600.000 per malam, tipe terendahnya segitu,” kata Hari.

Kendati demikian, menurut dia, pelayanan hotel juga terkendala.

“Genset kita hidup dari tadi malam, sehingga kalau ada kendala, seperti AC (air conditioner) kurang dingin, lampu hidup mati, sehingga sedikit mengganggu operasional hotel dan acara pelanggan,” ujar Hari.

Sementara itu, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Melkhy Waas mengatakan, akomodasi hotel naik setelah Sumatera black out, termasuk di Kota Medan.

Sejak Jumat (22/5/2026), akomodasi mulai naik hingga 90 persen, kemudian hari berikutnya, Sabtu (23/5/2026) sampai 100 persen, dan Minggu (24/5/2026) juga diperkirakan 100 persen.

“Tiga hari pasca blackout kemungkinan turun ke 70-80 persen tergantung kecukupan pasokan listrik yang masuk,” kata Melkhy kepada awak media.

Di luar Kota Medan, seperti di Kabupaten Deli Serdang mencapai 85-95 persen, di Kabupaten Karo 60-70 persen, Kabupaten Simalungun/Kota Parapat, sebanyak 55-65 persen dan Kabupaten Toba Samosir 50-60 persen.

“Seiring pasokan listrik normal. Para tamu akan kembali ke rumah masing-masing dan publish rate (tarif resmi) akan kembali normal,” tutupnya.

Rdk-Mst (Kbr mdn Thg).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!