Berita  

Puluhan Warga Sudirejo Marah, Relawan MBG Gratis Didominasi Orang Luar Wilayah.

Puluhan Warga Sudirejo Marah, Relawan MBG Gratis Didominasi Orang Luar Wilayah.

Oplus_16908288
banner 120x600

MEDAN//Liputan Sindo7 – Puluhan warga Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, mendatangi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sudirejo Medan Kota 007 pada Kamis (26/3/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan kekecewaan karena merasa tidak mendapat kesempatan yang adil dalam perekrutan relawan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun sebelumnya disebutkan bahwa warga sekitar akan diprioritaskan.

Warga mengungkapkan bahwa dari puluhan pelamar yang berasal dari lingkungan setempat, hanya sebagian kecil yang diterima. Sementara itu, banyak peserta yang lolos justru berasal dari luar wilayah Sudirejo, seperti dari Jalan Amaliun, Jalan Puri, Jalan Menteng, hingga Jalan Sempurna. Kondisi ini menimbulkan rasa ketidakadilan di kalangan warga yang merasa telah memenuhi seluruh persyaratan dan siap bekerja.

Selain itu, proses seleksi juga dinilai membingungkan. Sebagian pelamar dipanggil melalui pesan WhatsApp untuk langsung hadir dengan pakaian tertentu, sementara lainnya tetap mengikuti tahapan wawancara seperti biasa. Perbedaan mekanisme ini membuat warga mempertanyakan transparansi dan kejelasan sistem rekrutmen yang diterapkan.

Kekecewaan semakin bertambah karena beberapa warga yang telah mengikuti seluruh tahapan, termasuk pengukuran seragam, tetap tidak diterima. Padahal, mereka mengaku siap bekerja sejak dini hari dan merasa memiliki keuntungan karena lokasi tempat tinggal yang dekat dengan dapur SPPG.

Warga juga menilai alasan kebutuhan tenaga ahli untuk pekerjaan seperti mencuci peralatan dan pembagian makanan tidak sepenuhnya tepat. Mereka beranggapan pekerjaan tersebut dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga setempat yang sudah terbiasa dengan aktivitas serupa.

Melalui aksi tersebut, warga berharap pihak pengelola SPPG dapat mengevaluasi kebijakan rekrutmen dan memberikan kesempatan yang lebih adil, misalnya dengan membagi kuota antara warga lokal dan pelamar dari luar wilayah. Mereka juga berharap dapat dilibatkan dalam program yang berjalan di lingkungan mereka sendiri.

Rdks mst (Kbr mdn Sc).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!